keimanan manusia dapat dengan mudah berganti-ganti, kadang di level yang tinggi dan kadang jatuh bebas di level yang rendah dan sudah sifat manusia hatinya selalu berubah-ubah….
bisa jadi suatu hari kita merasakan betapa indahnya nikmat keimanan dan keislaman kita dan hati terasa damai, tentram menjalani aktivitas sehari-hari bahkan semua permasalahan hari itu terasa mudahnya dapat di jalani dengan keikhlasan…..
kadang pula kita terbangun di pagi hari dan menjalani aktivitas dengan hati yang biasa-biasa saja, kurang bersemangat dan merasakan kejenuhan yang luar biasa menjemukan, selalu mudah terpancing emosi dan menyikapi permasalahan secara berlebihan sehingga merugikan diri sendiri dan juga orang lain….
teringat baca’an (buku) La Tahzan yang pernah saya baca…
” berimanlah kepada ALLAH SWT sesuai dengan kemampuanmu, jangan terlalu di paksakan dan jangan pula terlalu di mudahkan.. karena keimanan selalu berubah-ubah, maka ketika keimanan sedang berada di level yang “rendah” kerjakanlah ibadah-ibadah yang wajib bagimu..”
sungguh indah agama Allah ISLAM” mentoleransi hambanya dalam beribadah…
maka ketika keimanan kita sedang berada di level yang rendah cukup bagi kita mengerjakan yang wajib saja, ALLAH Maha Tau karakter hati hambanya, dan dia memberikan kita tuntunan yang tau dengan pasti bahwa kita bisa dan mampu menjalankanya….
maka saya selalu mengingat hal ini baik-baik dalam memori ingatan saya, bahwa ketika keimanan saya sedang jatuh, maka kerjakan yang wajib bagi saya”…
wajib bagi saya tentu wajib bagi yang lain”…
sangat jelas ibadah wajib yang harus ditunaikan hambanya dalam tuntunan islam..
yang sekarang menjadi tugas saya adalah menaikkan harga wajib” tadi untuk standar saya…
harga STANDAR”..
ya,.. harga standar yang saya wajibkan bagi diri saya untuk saya penuhi, ketika sholat 5 waktu dan zakat tiap bulan adalah harga wajib” maka saatnya saya menaikkan dari standarnya, bisa dengan puasa senin-kamis, membaca al-qur’an setiap hari plus bersedekah…
ada banyak pilihan yang bisa saya dan juga kita lakukan untuk menaikkan sandar wajib tadi dan menjadikanya harga standar wajib bagi diri kita masing-masing…
dan ketika keimanan kita sedang berada di posisi yang rendah maka kita tau pasti hal-hal yang wajib apa, yang sudah kita tetapkan standarnya untuk dipenuhi…
dan ketika keimanan kita sedang berada di posisi yang tinggi maka kita dapat menambah lebih banyak lagi ibadah-ibadah selain yang wajib tadi untuk kita lakukan…
dengan menetapkan standarnya” maka menghadapi naik-turun hati dan keimanan ini menjadi lebih mudah…..
